Surumba.com - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Buton melakukan pencabutan nomor lot bagi pedagang Pasar Kaloko setelah pembangunan 56 unit lapak sementara dinyatakan rampung. 

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan rapat pemanfaatan lapak dan dibuka secara resmi oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Buton, La Ode Syamsuddin, di Pasar Kaloko, Kelurahan Takimpo, Pasarwajo, Rabu (4 Februari 2026). 

Dalam rapat, Sekda Buton didampingi oleh Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Buton, Asrudin. 

Pembangunan 56 lapak sementara ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Buton Tahun 2026 dan diperuntukkan sebagai lokasi relokasi sementara bagi pedagang yang sebelumnya berjualan di sepanjang bahu Jalan Poros Pasarwajo–Wabula.

Sekda Buton dalam sambutannya menyampaikan bahwa setiap capaian yang diraih tidak terlepas dari usaha dan ikhtiar. Ia juga mengajak para pedagang untuk tetap kuat dan semangat dalam menghadapi berbagai cobaan, termasuk musibah kebakaran yang sebelumnya sempat terjadi di kawasan pasar.

Ia menegaskan pentingnya menghargai setiap jenis pekerjaan serta tidak memandang rendah profesi seseorang. Menurutnya, dari aktivitas usaha di pasar dapat lahir generasi yang berhasil di masa mendatang.

Proses pencabutan nomor lot lapak dilakukan secara terbuka dan dikawal langsung oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Buton. Pengawalan tersebut dilakukan untuk memastikan kegiatan berjalan tertib, aman, dan kondusif.

Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Buton, Asrudin, menyampaikan bahwa pengawalan pencabutan lot merupakan bentuk komitmen pemerintah daerah dalam menjamin transparansi dan keadilan bagi seluruh pedagang penerima lapak. 

Selain itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Buton juga menyinggung kebijakan pemerintah daerah dalam mendorong perputaran ekonomi masyarakat, salah satunya melalui Program Rabu Belanja yang diharapkan dapat meningkatkan daya beli masyarakat.

Melalui penataan lapak sementara dan mekanisme pencabutan lot tersebut, pemerintah daerah berharap tercipta lingkungan pasar yang lebih rapi dan nyaman, sekaligus mendukung peningkatan perekonomian pedagang kecil di Kabupaten Buton. (Adm)